Sejarah Browser Internet Explorer

Posted by arief maulana 18 Sep 2012 0 komentar
Internet Explorer


Sejarah Internet Explorer
Proyek Internet Explorer dimulai sejak musim panas tahun 1994 oleh Thomas Reardon menggunakan kode sumber dari Spyglass, Inc. Mosaic, sebuah peramban web komersil baru. Di akhir 1994, Microsoft melisensikan Spyglass Mosaic.
Windows Internet Explorer yang sebelumnya dikenal sebagai Microsoft Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE adalah sebuah peramban web dan perangkat lunak tak bebas yang gratis dari Microsoft, dan disertakan dalam setiap rilis sistem operasi Microsoft Windows sejak 1995. Pada mulanya, Internet Explorer dirilis sebagai bagian dari paket Plus for Windows 95 (Inggris) pada saat itu.
Internet Explorer digunakan secara luas sejak tahun 1999, meliputi 95% dari keseluruhan penggunaan peramban web selama tahun 2002 hingga tahun 2003 dengan Internet Explorer 5 dan Internet Explorer 6. Lama kelamaan, ia kehilangan pangsa pasar sejak terlibat dengan kompetisi peramban web, dan kini meliputi 55,92%. Microsoft telah menghabiskan dana hingga 100 juta dolar per tahun untuk mengembangkan Internet Explorer di tahun 1990an, dengan 1.000 orang yang bekerja di dalamnya.
Sejak rilis pertamanya, Microsoft telah menambahkan fitur dan teknologi seperti penampilan tabel dasar (di versi 1.5), XML Http Request (inggris) (di versi 5) yang membantu pembuatan halaman web, dan Nama Domain yang Terinternasionalisasi (di versi 7) yang memungkinkan situs web yang menggunakan alamat berkarakter non-Latin (seperti karakter Kanji) diketikkan secara normal pada address bar Internet Explorer.
Ada banyak fitur yang memudahkan peselancar di internet bekerja. Akan tetapi, ada tiga fitur utama yag patut dipahami dalam Internet Explorer 9.
1.      Chakra, Engine Javascript Baru.
Keseriusan Micrsoft di dalam merilis Internet Exporer 9 ditunjukan dengan loncatan luar biasa didalam peforma Internet Exporer 9. Engine javascript yang lama di turunkan dan diganti dengan engine javascript baru bernama chakra yag jauh lebh cepat. Selain itu, Internet Exporer 9 juga mendukung teknologi terbaru seperti CSS3, SVG2, HTML5, video support, dan GPU acceleration. Kolaborasi beberapa teknologi baru ini dinilai memberkan peningkatan performansi Internet Exporer 9 yang nyata.
2.      Space Browsing Lebih Luas.
Tidak seperti versi-versi sebelumnya yang dipenuhi dengan tombol dan ikon, versi Internet Exporer 9 ini benar-benar ringkas dibandingkan browser-browser alternative lainnya. Beberapa perubahan yang paling jelas terlihat adalah semain luasnya browsing space yang disediakan, toolbar yang hanya menyisakan tombol back dan forward, menu yang diorganisasi di sudut kanan layar, dan penempatan tab maupun address bar. Selain itu, addres bar juga mendukung custom search misalnya meakukan pencaria ke Bing, Google, Amazone, Wikipedia, atau bahkan Facebook, bias dilakukan dalam sekali klik.
3.      Menghilangkan Tracking.
Fitur andalan ke tiga adalah dari sisi keamanan. Internet Exporer 9 menyediakan layanan Do Not Follow yang memproteksi privasi penggunanya dari tracking yang dilakukan oleh website tertentu. Dengan fitur ini, pengguna Internet Exporer 9 tidak perlu lagi merasa khawatir aktifitas berseleancarnya dimata-matai oleh website yang bersangkutan. Bahkan menurut Digital Trends, konsorsium W3C menyambut baik langkah Microsoft ini dan berencana untuk memahas ide menjadikan fitur ini sebagai salah satu web-standard.
Selain itu ada beberapa fitur Internet Exporer 9 yang lain, misalnya pinned-tab dan aero-snap. Tak seperti browser lain, Internet Exporer 9 punya keunggulan karena terintegrasi dengan windows. Salah satu fitur IE9 yang menggambarkan ini adalah pinned-site, yang banyak dimanfaatkan layanan web seperti Facebook dan Twetter atau lainnya.
Keunggulan Internet Explorer
Internet Explorer memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah:
·         Menyediakan add ons, walaupun tidak sebanyak Firefox
·         Khusus IE8, tampilannya lebih elegan dan menarik
·         Bagi pengguna Windows Live maka akan di manjakan dengan tab bookmark yang terhubung ke fitur-fitur milik Windows Live
Kelemahan Internet Explorer
            Dalam Internet Explorer terdapat beberapa kelemahan, diantaranya:
1.      Ukuran aplikasi sangat besar, yaitu mencapai 80 MB an.
2.      Gagal membaca script dibeberapa halaman situs (khususnya CSS)
3.      Berat saat awal start dan saat membuka tab baru
4.      Browser ini kurang bandel. Gampang terkena virus saat browsing memakai ini. “IE sebagai penguasa pasar web browser memang menjadi target utama serangan para hacker” .

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman